Cirebon, 29 September 2025 – UPT Pusat Bahasa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Workshop Penyusunan Naskah Soal Ujian Kemahiran Bahasa Arab (IKFA) pada Senin–Selasa, 29–30 September 2025, bertempat di Gedung Siber SBSN Lantai 7. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan dan pemahaman mahasiswa terhadap IKFA. Selain itu, workshop ini juga bertujuan untuk memperkuat instrumen pengukuran kompetensi bahasa Arab mahasiswa, khususnya dalam mendukung persiapan studi lanjut dan peningkatan kualitas akademik.


Workshop difokuskan pada penyusunan, analisis, serta pemahaman mendalam mengenai struktur, tipe soal, dan strategi pengerjaan IKFA. Materi ini penting untuk memastikan bahwa soal-soal IKFA tersusun dengan standar akademik yang baik, valid, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa UINSSC. Dalam kegiatan tersebut, empat dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), yaitu H. Rijal Mahdi, Lc., MA, Hasan Saefulloh, M.Ag, Ihsan Sa`dudin, M.Hum, dan Wulandari, M.Hum turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bukti kontribusi nyata BSA dalam memperkuat pengembangan instrumen evaluasi bahasa Arab di tingkat universitas.

Dr. Sayyid Ramadhan Mahdi, M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Beliau merupakan praktisi sekaligus pengajar bahasa Arab berkebangsaan Mesir yang memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun mengajar bahasa Arab bagi penutur non-Arab di Indonesia. Dengan latar belakang tersebut, ia memahami secara mendalam kondisi serta dinamika perkembangan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Kepala UPT Pusat Bahasa UINSSC, Ibu Dra. Hj. Durratul Jannah, M.Ag menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara dosen dan praktisi bahasa. “Kami ingin memastikan bahwa instrumen IKFA memiliki validitas dan reliabilitas yang terjamin, sehingga benar-benar bisa menjadi tolok ukur kemahiran bahasa Arab mahasiswa,” ungkapnya.
Partisipasi dosen BSA semakin menegaskan posisi jurusan dalam mengembangkan ilmu bahasa Arab di UINSSC. Dengan adanya kegiatan ini, IKFA diharapkan mampu dijalankan lebih optimal sebagai instrumen evaluasi kemahiran bahasa Arab mahasiswa, sekaligus mendukung pencapaian standar mutu pendidikan tinggi yang berdaya saing global. (rjl).